Selasa, 03 Januari 2012

Asuhan Keperawatan Pemakaian Kateter CVP

ASUHAN KEPEPERAWATAN KLIEN DENGAN PEMAKAIAN KATETER CVP

I. PENGERTIAN
Tekanan vena central (central venous pressure) adalah tekanan darah di atrium kanan atau vena kava. Ini memberikan informasi tentang tiga parameter volume darah, keefektifan jantung sebagai pompa, dan tonus vaskular. Tekanan vena central dibedakan dari tekanan vena perifer, yang dapat merefleksikan hanya tekanan lokal.

II. LOKASI PEMANTAUAN
Vena Jugularis interna kanan atau kiri (lebih umum pada kanan)
Vena subklavia kanan atau kiri, tetapi duktus toraks rendah pada kanan
Vena brakialis, yang mungkin tertekuk dan berkembang menjadi phlebitis
Lumen proksimal kateter arteri pulmonalis, di atrium kanan atau tepat di atas vena kava superior

III. INDIKASI PEMASANGAN
Pasien dengan trauma berat disertai dengan perdarahan yang banyak yang dapat menimbulkan syok.
Pasien dengan tindakan pembedahan yang besar seperti open heart, trepanasi.
Pasien dengan kelainan ginjal (ARF, oliguria).
Pasien dengan gagal jantung.
Pasien terpasang nutrisi parenteral (dextrosa 20% aminofusin).
Pasien yang diberikan tranfusi darah dalam jumlah yang besar (transfusi masif).

IV. KOMPLIKASI
Adapun komplikasi dari pemasangan kanulasi CVP al :
Perdarahan.
Tromboplebitis (emboli thrombus,emboli udara, sepsis).
Pneumothorak, hematothorak, hidrothorak.
Pericardial effusion.
Aritmia
Infeksi.
Perubahan posisi jalur.

V. PENGKAJIAN
Yang perlu dikaji pada pasien yang terpasang CVP adalah tanda-tanda komplikasi yang ditimbulkan oleh pemasangan alat.
Keluhan nyeri, napas sesak, rasa tidak nyaman
Frekuensi napas, suara napas
Tanda kemerahan / pus pada lokasi punksi
Photobucket